Kesibukan atau lupa mencatat kilometer bisa membuat waktu ganti oli menjadi tidak pasti. Apalagi, jika pengendara merasa mobil masih terasa normal saat dikendarai. Padahal, mengganti oli tepat waktu merupakan hal yang penting untuk menjaga kondisi mesin mobil tetap prima. Masalahnya, bagaimana kalau Anda sendiri sudah tidak ingat kapan terakhir kali mengganti oli?

Bagi sebagian pemilik mobil, urusan ganti oli memang terkadang terlupakan karena mereka tidak langsung merasakan adanya masalah pada mobil saat dikendarai meskipun sudah cukup lama tidak mengganti oli. Tetapi, tanpa disadari, ada kondisi mesin yang terus memburuk ketika tidak mendapatkan pelumasan yang optimal. 

Nah, pada kesempatan ini akan dibahas beberapa tanda mobil harus ganti oli yang bisa dijadikan pengingat ketika Anda lupa kapan terakhir kali mengganti oli mobil. Simak selengkapnya!

Dampak Buruk Telat Ganti Oli yang Bisa Mengganggu Performa Mobil

Telat ganti oli mobil, Sumber: pexels.com
Telat ganti oli mobil, Sumber: pexels.com

Menunda ganti oli sekali mungkin terasa seperti bukan masalah besar, terutama kalau mobil masih bisa digunakan tanpa ada penurunan performa. Namun, oli yang terus dipakai, apalagi terlalu lama, akan mengalami penurunan kualitas sehingga kemampuannya melumasi dan melindungi komponen mesin ikut berkurang. 

Ada beberapa dampak buruk yang akan terjadi pada mesin mobil Anda jika oli yang sudah lama digunakan tersebut tidak segera diganti. Beberapa dampak buruk tersebut di antaranya:

  • Mesin bekerja lebih berat, sebab gesekan yang meningkat membuat kerja komponen menjadi kurang efisien dan pada kondisi tertentu dapat mempengaruhi performa mobil 
  • Suhu mesin lebih sulit terjaga, karena oli tidak hanya berfungsi sebagai pelumas tetapi juga membantu membawa panas dari bagian-bagian mesin yang bekerja dengan intensitas tinggi
  • Kotoran lebih mudah menumpuk di dalam mesin, terutama ketika kondisi oli pekat dan tidak lagi mampu menangani hasil sisa pembakaran serta partikel dengan optimal.
  • Komponen mesin lebih cepat mengalami keausan, karena permukaan komponen yang seharusnya terlindungi lapisan oli bisa lebih sering mengalami gesekan secara langsung.
  • Konsumsi bahan bakar berpotensi meningkat, ketika kerja mesin menjadi kurang efisien akibat pelumasan yang sudah tidak optimal dan komponen harus bekerja lebih keras.
  • Resiko kerusakan mesin yang lebih besar, karena oli yang kotor tidak mampu melumasi komponen mesin dengan optimal dan membuat komponen mesin lebih cepat panas

Beberapa poin di atas adalah dampak buruk yang akan terjadi ketika oli mobil tidak segera diganti, terutama jika oli sudah lama digunakan. Oleh karenanya, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda mobil harus ganti oli jika lupa kapan terakhir Anda mengganti oli mobil.

Tanda Mobil Sudah Harus Ganti Oli, Jangan Tunggu Mesin Bermasalah

Lampu indikator oli menyala, Sumber: astra-daihatsu.id
Lampu indikator oli menyala, Sumber: astra-daihatsu.id

Jika Anda lupa kapan terakhir Anda mengganti oli mobil, sebenarnya ada beberapa tanda mobil harus ganti oli yang bisa dijadikan patokan sebelum Anda berkunjung ke tempat servis mobil berkala Jogja. Beberapa tanda yang dimaksud di antaranya:

1. Suara Mesin Terdengar Lebih Kasar

Salah satu perubahan yang cukup mudah dirasakan ketika oli sudah terlalu lama digunakan adalah suara mesin yang terdengar berbeda dibandingkan biasanya. Mesin yang sebelumnya terdengar halus mulai mengeluarkan suara lebih kasar, terutama ketika mobil dinyalakan atau digunakan untuk berakselerasi.

Pemilik mobil biasanya paling mudah menyadari perubahan ini karena sudah terbiasa dengan suara kendaraannya sendiri. Suara yang sedikit lebih berisik mungkin awalnya dianggap sebagai hal biasa, apalagi jika mobil masih bisa berjalan tanpa kendala. Namun, jika suara tersebut semakin jelas dan terasa berbeda dari biasanya, ada baiknya Anda segera mengecek kondisi oli. 

2. Tarikan Mobil Terasa Lebih Berat

Mobil yang biasanya responsif saat digunakan akan terasa berbeda ketika oli sudah tidak berada dalam kondisi optimal. Salah satu keluhan yang mungkin dirasakan adalah tarikan menjadi lebih berat, terutama ketika mobil mulai berakselerasi atau melewati kondisi jalan tertentu. 

Perubahan ini biasanya lebih mudah dirasakan, terutama ketika Anda sering menggunakan mobil yang sama setiap hari. Anda mungkin merasa harus menginjak pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan tambahan kecepatan. Jika kondisi tersebut muncul ketika jadwal penggantian oli sudah lama terlewat, pemeriksaan oli sebagai langkah awal penting untuk dilakukan. 

3. Lampu Indikator Oli Menyala

Tanda mobil harus ganti oli selanjutnya adalah lampu indikator oli yang menyala. Lampu indikator oli pada panel instrumen adalah fitur penting yang sebaiknya tidak dianggap sebagai hiasan dashboard. Ketika indikator tersebut menyala, ada kemungkinan sistem mendeteksi masalah yang berkaitan dengan tekanan atau sirkulasi oli di dalam mesin. 

Memang, penyebabnya tidak selalu berarti oli sudah waktunya diganti karena kondisi seperti volume oli yang kurang atau gangguan pada sistem pelumasan juga dapat memicu menyalanya lampu indikator. Inilah kenapa ketika lampu indikator menyala, Anda tidak boleh mengabaikannya. 

Jika lampu indikator menyala ketika mobil sedang digunakan, sebaiknya jangan langsung meneruskan perjalanan tanpa memastikan penyebabnya. Memaksa mesin tetap bekerja ketika sistem pelumasan mengalami masalah dapat meningkatkan resiko kerusakan pada komponen mesin.

4. Warna Oli Berubah dan Terlihat Sangat Kotor

Satu lagi tanda mobil harus ganti oli adalah warna oli berubah pekat dan oli terlihat sangat kotor. Perubahan warna oli ini sebenarnya wajar karena oli bersentuhan dengan hasil pembakaran dan komponen mesin lainnya. Namun, apabila oli terlalu lama tidak diganti, maka warna oli akan sangat pekat dan kental.

Kondisi ini tentu bukan hal yang ideal. Pasalnya, oli yang kotor dan kental menurun kualitasnya. Akibatnya, oli pun tidak mampu melumasi komponen mesin dengan optimal, termasuk meredam suhu panas mesin efek dari pembakaran.

Dampak yang dirasakan tentu cukup beragam. Selain mesin mobil yang lebih cepat panas, performa mesin pun cenderung tidak optimal dan komponen mesin lebih rawan mengalami kerusakan.

Jika Anda menemukan beberapa tanda mobil harus ganti oli sebagaimana dibahas di atas, tentu Anda sebaiknya segera melakukan penggantian oli. Untuk Anda yang berada di Jogja, Jet Auto Fix siap membantu.

Servis mobil Jes Auto Fix, Sumber: dok pribadi
Servis mobil Jes Auto Fix, Sumber: dok pribadi

Kami menyediakan layanan bengkel mobil Jogja 24 jam yang siap melayani Anda kapan saja Anda butuhkan. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan berbagai jenis oli mobil sesuai kebutuhan. Jadi, untuk urusan perbaikan dan perawatan mobil, serahkan pada Jet Auto Fix!