Setir Mobil Berat Saat Belok ke Satu Arah, Apa Penyebabnya?

Pernah merasa setir tiba-tiba lebih berat ketika dibelokkan ke salah satu arah? Kondisi setir mobil berat saat belok seperti ini sebaiknya tidak dianggap sepele, apalagi jika sebelumnya setir terasa normal. Rasa berat yang muncul saat mengoperasikan setir adalah tanda adanya masalah yang terjadi.

Seperti diketahui, setir mobil memiliki beberapa komponen yang saling bertautan seperti sistem power steering hingga bagian kaki-kaki dan roda. Nah, adanya gangguan pada salah satu komponen tersebut dapat membuat respons setir terasa tidak seimbang ketika mobil diarahkan ke sisi tertentu.

Lantas, apa sebenarnya penyebab setir mobil berat saat belok ke satu arah dan apa yang sebaiknya dilakukan ketika masalah ini tiba-tiba muncul saat Anda mengemudikan mobil di jalan? Simak selengkapnya!

Penyebab Setir Mobil Berat Saat Belok ke Satu Arah

Penyebab setir mobil berat, Sumber: cloudfront.net
Penyebab setir mobil berat, Sumber: cloudfront.net

Seperti yang disinggung sebelumnya, setir yang mendadak terasa berat sebaiknya tidak dianggap sepele. Pasalnya, selain berpengaruh pada kenyamanan berkendara, masalah ini juga berpengaruh pada keselamatan Anda.

Ada beberapa hal yang menjadi biang dari masalah setir mobil berat saat belok ke satu arah ini. Beberapa penyebab masalah ini di antaranya:

1. Gangguan pada Power Steering

Dalam sistem kemudi, sistem power steering memiliki peran penting untuk membantu pengemudi memutar setir dengan lebih ringan. Oleh karenanya, ketika sistem ini mengalami gangguan, maka setir akan terasa lebih berat dari biasanya.

Pada mobil dengan hydraulic power steering, masalah bisa berkaitan dengan volume atau kondisi oli power steering, pompa, maupun kebocoran pada sistem. Sementara pada electric power steering, gangguan sensor, motor, atau sistem kelistrikan dapat mempengaruhi kerja komponen setir ini.

2. Tekanan Angin Ban Tidak Seimbang

Tekanan angin ban, Sumber: AI
Tekanan angin ban, Sumber: AI

Hal sederhana seperti tekanan angin ban juga dapat mempengaruhi rasa kemudi saat mobil digunakan. Ban dengan tekanan yang berbeda antara sisi kiri dan kanan membuat beban pada roda tidak lagi sama. Akibatnya, setir bisa terasa lebih berat ketika diarahkan ke salah satu sisi, terutama saat melakukan manuver dengan kecepatan rendah.

Oleh karenanya, memeriksa tekanan ban sebelum berkendara menjadi penting untuk dilakukan. Dalam hal ini, akan lebih baik jika Anda memeriksa tekanan seluruh ban menggunakan alat ukur serta menyesuaikan tekanan ban sesuai rekomendasi. Informasi tentang rekomendasi tekanan ban biasanya tertera di bagian sisi ban.

3. Masalah pada Sistem Kaki-Kaki

Hal lain yang juga menjadi penyebab setir mobil berat saat belok adalah adanya masalah pada sistem kaki-kaki mobil. Beberapa komponen seperti tie rod, ball joint, rack steer, bushing, dan bagian suspensi lainnya saling berkaitan untuk memastikan roda tetap bergerak sesuai arah kemudi.

Oleh karenanya, jika salah satu komponen mengalami keausan atau kerusakan, respons roda terhadap putaran setir dapat berubah. Pengemudi biasanya mulai merasakan masalah ini ketika berupa setir terasa lebih berat, mengeluarkan bunyi tertentu, atau mobil terasa kurang stabil.

4. Spooring Roda Sudah Berubah

Spooring Roda, Sumber: zeetex-radial.com
Spooring Roda, Sumber: zeetex-radial.com

Setir mobil yang terasa berat saat belok juga bisa disebabkan oleh spooring roda yang bermasalah. Ya, spooring yang sudah tidak sesuai juga bisa membuat karakter kemudi berubah. Posisi roda yang tidak lagi berada pada sudut yang tepat dapat membuat mobil cenderung menarik ke salah satu arah.

Dalam kondisi tertentu, Anda mungkin akan merasa harus memberikan tenaga lebih untuk mengubah arah mobil. Selain setir terasa berat, perubahan spooring biasanya dapat disertai gejala lain, termasuk keausan ban yang tidak merata.

5. Ada Komponen Kemudi yang Mulai Aus

Satu lagi penyebab dari masalah setir mobil berat saat belok adalah adanya komponen kemudi yang aus. Anda perlu tahu bahwa keausan komponen memang tidak bisa dihindari seiring usia pemakaian. Beberapa bagian seperti tie rod end, rack steer, atau ball joint dapat mengalami keausan yang berpengaruh pada kinerja kemudi.

Kerusakan pada komponen kemudi seringkali tidak hanya ditandai dengan setir yang terasa berat, tetapi juga adanya bunyi yang muncul saat setir dibelokkan atau respons roda yang terasa sedikit terlambat. Jika dibiarkan, keausan komponen akan semakin parah dan mobil semakin susah untuk dikendalikan.

Setir Tiba-Tiba Berat Saat Berkendara, Apa yang Harus Dilakukan?

Servis Mobil di Jet Auto Fix, Sumber: dok pribadi
Servis Mobil di Jet Auto Fix, Sumber: dok pribadi

Beberapa poin di atas adalah apa yang menjadi biang dari masalah setir mobil berat saat belok yang sebenarnya menjadi alasan pentingnya servis mobil berkala. Nah, pertanyaan selanjutnya adalah jika masalah ini tiba-tiba terjadi saat Anda berkendara, apa yang harus dilakukan?

Jika setir mendadak terasa berat ketika mobil sedang melaju, hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang dan mengurangi kecepatan secara bertahap. Hindari melakukan manuver mendadak karena respons kemudi mungkin sudah tidak seperti biasanya. Nyalakan lampu sein jika perlu berpindah jalur, kemudian cari tempat yang aman untuk menepikan kendaraan.

Setelah mobil berhenti, perhatikan apakah ada kebocoran, kondisi ban yang tampak kempis, suara tidak normal, atau indikator peringatan yang menyala di dashboard.

Apabila kondisi setir masih cukup normal setelah mobil dihentikan, Anda bisa melakukan pemeriksaan sederhana seperti melihat kondisi ban dan memastikan tidak ada benda yang menghambat area roda.

Namun, jangan mencoba membongkar bagian power steering atau sistem kemudi sendiri jika tidak memiliki pengetahuan dan peralatan yang memadai. Anda sebaiknya memanggil ahlinya seperti Bengkel Jet Auto Fix yang memiliki layanan panggilan untuk melakukan pemeriksaan awal secara detail.